Print This Post AddThis Social Bookmark Button  Email This Post

Ping Pong Tak Semudah Yang Terlihat

January 1st, 2009 by admin

PING PONG TAK SEMUDAH YANG TERLIHAT JIKA DIMAINKAN DENGAN SERIUS, TENIS MEJA ADALAH OLAHRAGA YANG SEMPURNA DI MUSIM HUJAN, SEPERTI YANG DIPAPARKAN OLEH VE HANDOJO

Musim hujan tiba namun anda ingin berolahraga. Badminton memakan banyak tempat, sementara sepakbola di lapangan lumpur tidaklah menarik. Kalau begitu, pilihlah tenis meja: olahraga ringkas, cocok untuk semua musim dan bisa lakukan di rumah. Walau hanya untuk bersenang-senang, tidak ada salahnya mengetahui teknik-teknik dasarnya. Beberapa tips dari seorang pelatih Olimpiade dapat bermanfaat untuk memenangkan pertandingan panjang anda di siang hari.

Dasar-dasar

Ada dua cara untuk memegang bet: gaya shake-hand (bersalaman) yang populer atau gaya pen-holding (memegang pena) yang kurang dikenal. Kata mantan pelatih nasional dan bersertifikasi IOC Djaja Utama (Tjee Oen Liang), “Gaya shake-hand relatif lebih mudah untuk pemula karena mereka bisa lebih bebas bergerak.”

Bet untuk shake-hand memiliki dua permukaan karet sehingga anda dapat melancarkan tembakan forehand atau backhand, sementara penholder hanya memiliki satu permukaan untuk kedua tembakan tersebut. Dari kedua permukaan, permukaan yang rata bagus untuk menyerang, sementara permukaan yang berbintik kebanyakan digunakan untuk memblok. Kata Utama, “Pemula sebaiknya menggunakan permukaan yang berbintik. Permukaan ini akan menahan bola yang datang, sehingga pemain bisa mengatur kekuatan pukulan.” Permukaan yang rata berguna untuk menyalurkan kemarahan anda dengan pukulan smash.

Untuk bersiap, buka kedua kaki anda, tekuk lutut dan menunduk sedikit sehingga anda siap untuk bergerak. Selalu kembali ke tengah setiap habis bergerak. Bidik ujung meja di sisi lawan anda. Jackpot yang sebenarnya adalah jika ada bola “rendah” yang jatuh sangat dekat dengan net di kedua sisi meja.

Hal-hal yang harus dihindari adalah jika anda merasa pergelangan anda tidak cukup kokoh untuk mengatur arah bola, jangan pakai pergelangan anda. Arahkan tembakan anda dengan dasar lengan anda dan kokohkan pergelangan anda.

Tahap selanjutnya

Untuk membuat bola berputar, pukul pelan dengan tepi permukann bet yang rata dengan ayunan datar. Bola akan terbang dan berputar. Ketika jatuh di meja, arahnya akan tiba-tiba berubah dan membingungkan lawan anda. Bola yang berputar juga disebut dengan bola “berat”, karena putaran tersebut menambah volume kinetik bola dan memerlukan energi lebih untuk di smash. Anda harus memutar bola ke arah lain untuk memblok atau smash, jika tidak bola akan jatuh dengan mudah. Gunakan bet dengan permukaan berbintik untuk membloknya. “Chopping” sebaiknya digunakan untuk memblok serangan. Pukul bola yang datang dengan pukulan vertikal, dan gunakan titik antara tengah dan tepi bet anda. Bola akan terbang cepat dan ringan. Bola “ringan” ini tidak mudah untuk dismash kembali karena ia akan melayang dengan volume yang kurang.

Terakhir, agar bisa unggul dari teman anda, berlatihlah sendiri. Pisahkan kedua meja, dan angkat salah satunya sehingga menjadi seperti tembok untuk bermain melawan diri anda sendiri,” kata Utama. “Teknik squash ini juga termasuk cara terbaik untuk berlatih.”

Klub tenis meja

Tiga Roda Indocement
Jln Tanah Abang 1, Kebon Kacang,
Central Jakarta,
tel: (0)21 350 6072
PTM Gundala
Jln Gunung Sahari 10 Dalam,
North Jakarta,
tel: (0)816 131 9209
PTM Ratulangi
Jln Ratulangi 3, Surabaya,
tel: (0)31 568 7786
APAC Inti
Jln Raya Soekarno Hatta 32,
Ambarawa, Semarang,
tel: (0)29 852 3351

This entry was posted on Thursday, January 1st, 2009 at 12:00 am and is filed under Transit Time(in). You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply