Print This Post AddThis Social Bookmark Button  Email This Post

Sports Spot

July 1st, 2010 by admin

Keluarkan keringat

Hidup menjadi lebih baik dengan adrenalin di sistem anda secara rutin. Andrew Janes memilih sendiri caracara terbaik untuk mengejar ombak, pertarungan dan gunung berapi di Indonesia, dan masih hidup untuk menceritakannya.

PHOTOGRAPHY: TIMUR ANGIN

Selagi Anda bersiap untuk menghujani kantung tinju di depan Anda dengan sederet tonjokan, otot-otot terasa terbakar. Anda dipenuhi keringat, merasa sedikit mual dan terbesit pikiran apakah sebentar lagi akan jatuh pingsan ke lantai, kelelahan dan malu. Itu baru dua pertiga jalan dalam sesi Kardio Muay Thai di Baan Muay Thai Gym di Kemang, Jakarta, dan satu hal yang sangat jelas, sejelas cahaya lampu diatas lantai duel, Anda tidak se-fit yang Anda kira.

Berlawanan dengan image nya sebagai olahraga dimana pria berotot baja saling baku hantam dan menendang sampai menyerah, muay thai, atau kick-boxing asal Thailand, telah menjadi sangat populer diantara orang-orang kantoran yang ingin menjadi lebih bugar, memompa adrenalin kedalam tubuh mereka, dan belajar teknik-teknik pertahanan diri dalam waktu bersamaan. Denny, seorang pelatih di gym tersebut, mengatakan bahwa murid-muridnya terdiri dari beragam usia, dari yang sangat muda yaitu usia tujuh tahun hingga yang mencapai usia lima puluh tahunan. Kickboxing di Indonesia telah menjadi olahraga sejak sekitar lima tahun yang lalu, katanya. “Olahraga ini sangat populer di kalangan wanita yang ingin membentuk tubuh dengan cepat,” tambahnya.

Baan Muay Thai cocok untuk semua kalangan, dengan kelas-kelas kardio selama 90 menit yang terutama berfokus pada ketahanan, termasuk latihan kombinasi peregangan, pukulan, tendangan dengan memakai kantung tinju, diselingi dengan sit-up. Atau bagi yang ingin belajar teknik berkelahi lebih banyak, ada sesi grup atau perorangan selama dua jam dengan seorang pelatih. Bahkan ada kelas khusus untuk murid di bawah 16 tahun. Atau, jika Anda kurang suka berduel namun ingin memompa adrenalin selama masa liburan Anda, ada beragam kegiatan penuh aksi lain yang terjangkau dan tersedia di seantero Indonesia.

Layang gantung nampak seperti parasut yang dimodifikasi, namun diluncurkan dari tanah dan diterbangkan dengan memanfaatkan angin dan aliran udara. Cara terbaik bagi para pemula untuk mencobanya adalah dengan terbang tandem. Fly Indonesia Paragliding menawarkan aktifitas layang gantung tandem di Bali dan Bogor. Walaupun Anda dapat terbang sepanjang tahun, angin yang terbaik adalah dari Mei hingga Desember, menurut pemilik Fly Indonesia Paragliding, Nixon Ray. “Anda akan merasa seperti seekor elang,” katanya. “Kita terbang bebas dengan bantuan aliran angin dan udara panas. Dengan udara panas, kita bisa naik hingga ke ketinggian 2.000 hingga 3.000 meter.” Reaksi paling umum dari para pemula layang gantung adalah mereka ingin melakukannya lagi, kata Nixon. “Layang gantung memang membuat ketagihan.” Banyak para pemula bergabung dalam kursus perkenalan lima-hari, katanya, atau kursus co-pilot sepuluh hari, baru kemudian mereka dapat terbang solo.

Laguna di depan Rip Curl School of Surf di Sanur Bali adalah tempat sempurna untuk melakukan olahraga dengan adrenalintinggi kite surfing. Kondisi angin di bulan Juni sampai September adalah yang terbaik, walaupun kelas-kelasnya tersedia sepanjang tahun. Pemilik klub ini, Mario Bari, mengajar kite surfing sejak tahun 1998 dan mengatakan bahwa walaupun sangat mirip selancar, kite surfing mungkin lebih mirip dengan olahraga wakeboarding. “Kebanyakan gerakangerakan terbaru yang saya ajarkan adalah dari wakeboarding,” katanya. Bedanya adalah angin yang menarik Anda, sehingga Anda dapat meloncat lebih tinggi.” Rip Curl menawarkan paket tiga pelajaran yang masing-masing berlangsung dua jam, setelah itu kebanyakan orang sudah dapat berselancar sendiri. Mario telah mengajarkan peselancar dari usia 8 hingga 65 tahun. “Anda tidak harus sangat fit atau kuat,” katanya. “Ini adalah olahraga yang sangat menarik karena Anda akan banyak dibantu tenaga dari layang-layang.”

Dengan beragam bentuk permukaan, bumi Indonesia tidak kekurangan tempattempat hiking dan memanjat gunung. Jika Anda ingin bertemu dengan sesama pecinta alam untuk menikmati udara terbuka bersama, cobalah hubungi Java Lavas - sebuah kelompok dengan namanya yang unik serta terdiri dari para ekspat dan orang Indonesia yang menikmati perjuangan naik dan turun gunung berapi. Kelompok ini mengadakan perjalanan-perjalanan, mulai dari hiking atau memanjat selama satu atau dua hari, hingga perjalanan lebih lama di tempat-tempat terpencil di Indonesia. Lavas adalah sebuah kelompok non-profit, dan walaupun semua orang boleh bergabung, diperlukan tingkat kemampuan yang cukup, juga peralatan hiking dan perkemahan sendiri. “Pemandangan matahari terbit dan terbenamnya sangat mengagumkan,” menurut seorang pemanjat Gunung Lawu di Jawa baru-baru ini. “Senang rasanya bisa merasa kedinginan di tempat selain gedung perkantoran Jakarta.”

Dan siapa yang dapat bertandang ke Indonesia cukup lama tanpa mencoba selancar? Di Sekolah Selancar Odyssey di Pantai Kuta Bali, ada sebuah penawaran spesial - siapa yang tidak dapat berdiri di papannya setelah belajar dua setengah jam akan mendapat pelajaran selanjutnya secara gratis. Untungnya, mereka tidak harus menyediakan pelajaran gratis terlalu banyak. “Sembilan puluh persen orang dapat berdiri setelah selesai pelajaran pertama,” kata manajer Odyssey Eddie Wijaya. Sebagai salah satu sekolah di Kuta dimana pemula dapat belajar dasar-dasar berselancar, murid-murid Odyssey biasanya mengambil program lima hari sebagai bagian dari sebuah kelompok kecil, termasuk pelajaran selama 150 menit per hari. Kelaskelasnya tersedia sepanjang tahun, dengan ombak-ombak yang lebih baik pada musim panas mulai dari bulan Mei hingga bulan November. “Orang-orang sangat antusias ketika mereka berdiri pertama kalinya,” kata Eddie. “Murid-murid seringkali berasal dari tempat-tempat yang jauh dari pantai dan mereka tidak pernah membayangkan mereka bisa berselancar.”

Apakah Anda menjadi lebih fit melalui bela diri atau bisa memanjat ke atas gunung tinggi, di pantai atau di udara, tantangan aksi tinggi selalu ada di Indonesia. Dan walaupun Anda akan kesulitan berdiri di akhir sesi kickboxing Anda, Denny percaya bahwa dengan dua hingga tiga sesi per minggu, ia dapat membuat banyak orang siap bertarung dalam sekitar lima bulan. Atau mungkin bertarung melawan gunung-gunung berapi dan arus angin merupakan taruhan yang lebih aman.

KONTAK

Kickboxing
tel: (0) 2171 96502 www.baanmuaythaiclub.com

Odyssey Surf School
tel: (0)361 742 0763 www.odysseysurfschool.com

Java Lavas
www.javalavaindonesia.multiply.com

Rip Curl School of Surf
Sanur Beach Hotel, Jln Danau Tamblingan tel: (0)361 287 749 www.ripcurlschoolofsurf.com

Fly Indonesia Paragliding
tel: (0)21 3320 4087 www.indonesiaparagliding.com

This entry was posted on Thursday, July 1st, 2010 at 12:00 am and is filed under Arrivals(in). You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply