<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Inflight Magazine of Mandala Airlines</title>
	<atom:link href="http://mandala-magazine.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mandala-magazine.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 19:42:44 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Eco Edge</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/eco-edge-2/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/eco-edge-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Boardin Pass(in)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Temui para siswa yang berhasil menumbuhkan bisnis baru]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<h3>Kecambah fantasi</h3>
<p><em>Bingung   mencari mainan untuk  dijadikan hadiah? Coba pilih  hadiah yang dapat terus tumbuh  dan dinikmati. <strong>Harumi Supit </strong>melaporkan</em></p>
<p>PHOTOGRAPHY: <strong>SINARTUS SOSRDJOJO / JIWAFOTO.COM</strong></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/07.jpg" width="450" height="412" /></p>
<p>Boneka Horta, serupa dengan bongkahan  kecil menyerupai kentang yang memiliki  mata, tidak tampak mencolok untuk  dijadikan hadiah. Namun, siram saja  dengan air, maka dalam beberapa hari,  benih di dalamnya akan mulai tumbuh  menyerupai rambut berwarna hijau terang  - menjadikannya hadiah yang terus dapat  dinikmati, yang dapat ditempatkan di  pinggir jendela, atau tempat mana pun  yang mendapatkan sinar matahari.</p>
<p>Boneka Horta adalah ciptaan tiga  mahasiswa Institut Pertanian Bogor. &ldquo;Salah  satu dosen kita, membawa boneka itu dari  luar negeri, dan belum ada yang membuatnya  di Indonesia,&rdquo; ujar Nisa Rahmania yang  berusia 25 tahun. Bersama Asep Rodiansah  dan Gigin Mardiansah, Nisa menghabiskan  waktu enam bulan di tahun 2004 melakukan  penelitian untuk boneka ini, yang bagian  dalamnya mereka isi dengan campuran benih,  pupuk, serbuk gergaji dan bahan penumbuh  tanaman lain.</p>
<p>Dengan dukungan dari dosen dan temanteman mereka,   ditambah bantuan dana  dari Dirjen Pendidikan Tinggi, para siswa ini  membuka toko yang khusus memproduksi  boneka tersebut di tahun 2007. Bonekaboneka tersebut langsung naik daun   karena  membantu meningkatkan kesadaran  mengenai pertanian dan lingkungan,  sekaligus menyediakan pilihan untuk hadiah  yang lucu tapi tidak mahal. Sebagian besar  pembelinya adalah anak-anak, atau orang  tua yang menjadikannya hadiah untuk anakanak mereka. Sekolah-sekolah pun   membeli  boneka ini untuk para murid mereka.</p>
<p>&ldquo;Boneka ini baik untuk mengajari anakanak mengenai   tanaman, dan mereka pun  menyukainya,&rdquo; ujar Aji Ramyakim, ibu dua  anak. &ldquo;Anak-anak pun belajar disiplin saat  memeliharanya.&rdquo; Boneka ini harus direndam  dalam air sekurangnya satu jam terlebih  dahulu, lalu diberi air sekurangnya dua  kali sehari. Setelah beberapa hari, tunas  tanaman mulai tumbuh pada bagian kepala  – yang dapat dipotong dengan berbagai  gaya rambut. Setiap boneka dapat bertahan  sampai tiga bulan.</p>
<p>Selain mengajari anak-anak mengenai dunia pertanian, boneka kecil ini pun  menciptakan industri kecil di Bogor yang  mendorong berdirinya usaha-usaha kecil  lain. Mulai dari bentuk kucing sampai  panda, boneka ini telah dijual oleh banyak  wirausahawan. Sementara itu, supermarket  besar Carrefour akan mulai menjualnya pada  akhir tahun ini - hasil yang menakjubkan  untuk sebuah proyek sekolah yang ramah  lingkungan.</p>
<h3>Saran Hadiah Ramah Lingkungan Lain:</h3>
<p><strong>XS Project<br />
</strong>Try out the stylish   eco-friendly accessories fashioned  from recycled plastic wrappers, which stand up to  the rain and stand out in the crowd. <em>XS Project, 28  Jln Kaimun Jaya, Cilandak, Jakarta Selatan. <a href="http://www.xsprojectgroup.com" target="_blank">www.xsprojectgroup.com</a></em></p>
<p><strong>Mama Roz   fruit juice<br />
</strong>These   freshly-made juices contain no chemical  preservatives – and home delivery is free. <em>Tel:  Surabaya (0)31 567-6262, Jakarta (0)21 723 1010 <a href="http://www.mamaroz.com" target="_blank">www.mamaroz.com</a></em></p>
<p><strong>Baby Tree<br />
</strong>Give the gift   of a tree. The recipient can watch  his or her tree, planted in the Rinjani Forest on  Lombok Island, via Google Earth technology. <em><a href="http://www.mybabytree.org" target="_blank">www.mybabytree.org</a></em></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/eco-edge-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Snapshots</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/snapshots-2/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/snapshots-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Arrivals(in)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Tengok tampilan tiga tujuan wisata baru di Asia yang gemerlap]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Fresh   perspectives on  Mandala Airlines’ three  new regional destinations</em></p>
<p>SINGAPORE IMAGE: <strong>SINGAPORE TOURISM BOARD</strong><br />
TEXT: <strong>DINA JITENDRA</strong></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/10.jpg" width="450" height="521" /></p>
<p><strong>MACAU</strong></p>
<p>Kawasan mewah paling terkenal di  Makau adalah resor hiburan raksasa,  City of Dreams, yang menawarkan pusat  hiburan dan pertokoan dengan tiga  hotel terkemuka. Dunia futuristik yang  bertemakan air serta menara dan podium  terbungkus kaca yang memantulkan sinar  dari kolam di bawahnya menghasilkan  pemandangan malam yang dramatis. <em>City  of   Dreams, Estrada do Istmo, Cotai, Macau</em></p>
<p><strong>SINGAPORE</strong></p>
<p>Jalinan potongan kaca dan baja  berlubang terbentang melintasi  Sungai Singapura menuju Marina  Bay Sands Integrated Resort yang  monumental. Sesuai dengan  namanya, Jembatan Helix  merupakan gambaran materi  genetis kehidupan - rantai ganda  dalam DNA. Bangunan berbentuk  spiral ini berfungsi ganda sebagai  galeri untuk lukisan anak-anak. <em>Marina Bay, Singapore</em></p>
<p><strong>HONG KONG</strong></p>
<p>Gambar ini menangkap sudut pandang  yang tidak biasa suatu gedung pencakar  langit setinggi 188m yang membentuk  bagian dari The Exchange Square, gedung  dimana Bursa Efek Hong Kong berada.  Pemandangan diatas memperlihatkan  penutup kaca yang hampir membentuk  lingkaran, yang berfungsi sebagai  penghubung antara dua bangunan yang  terbuat dari kaca dan granit berwarna  merah mawar. <em>8   Connaught Road Central,  Hong Kong</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/snapshots-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Famous Flyers</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/famous-flyers-7/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/famous-flyers-7/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mandala News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Find out the big names flying Mandala]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Meet the recent guests  and partners of Mandala Airlines</em></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/23.jpg" width="450" height="432" /></p>
<p>1. Indro Warkop and   Edwin Superbejo, two  Indonesian comedians flying Mandala</p>
<p>2. Budi Soehardi, one of the   CNN’s Top 10 Heroes  of 2009 pictured together with Captain Fiqih  Firman and crew after landing in Kupang  from Jakarta</p>
<p>3. Lyla Band flying with Mandala from Tarakan  to Jakarta</p>
<p>4. Head of Corporate Communication Mandala Trisia  Megawati KD poses with Madam Lies Purnomo  Yusgiantoro, wife of Indonesian’s Minister of  Defense before flying to Balikpapan</p>
<p>5. Indonesian band d’Massive   and Marvel  pose in front of Mandala’s aircraft before flying  to Jakarta</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/famous-flyers-7/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The Dish</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/the-dish-4/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/the-dish-4/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Boardin Pass]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[After a busy year, it’s time to cook up some chicken soup for your soul]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<h3>Heavenly broth</h3>
<p><em>When in doubt, <strong>Ve Handojo </strong>suggests   ordering a hot bowl  of soto ayam – or flipping the  page to make your own version</em></p>
<p>PHOTOGRAPHY: <strong>CHING/ CAPSULE</strong><br />
RPODUCTIONS STYLING: <strong>JAIME LEE</strong><br />
CHEF: <strong>LESTARI</strong><br />
TABLEWARE: <strong>STYLE NORDIC</strong></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/05.jpg" width="450" height="404" /></p>
<p>To   Indonesians, soto ayam doesn’t suggest  breakfast, lunch, or dinner – this local take on  Mom’s chicken soup is good any time of the  day. Best enjoyed while it’s hot, the fragrant  dish can be made heartier by adding lontong  (compressed rice roll), or a plate of steamed  rice. Regional variations abound – in East  Java, the broth is added with turmeric (soto  ambengan). In Jakarta, soto ayam betawi  includes added coconut milk in the soup.</p>
<p>And   Borneo’s variation, soto banjar, includes  additional potato cakes and spices like  cinnamon, nutmeg and clove. Wherever you  go though, a handful of krupuk – or deep fried  crackers – makes a perfect accessory. To buy  and try it, chains like Kafe Betawi and Soto  Kudus Blok M serve delicious soto ayam, and  are easily found in major shopping malls. Or  Soto Ayam Pak Muri <em>(Jalan Ki Mangunsarkoro,  near Diponegoro Stadium, Semarang)</em> has  been in the broth business since 1986.</p>
<p><strong>DECONSTRUCTION</strong></p>
<p>Boil 1 quartered   free-range chicken over a high heat with 2  stalks of fresh lemongrass, 6 kaffir lime leaves, salt and 2 liters  of water. Skim off the foam and simmer. Cover for 45 mins until  the chicken is tender. Clear the broth, keeping it warm on a low  heat. Add 1tbs lime juice, and salt and pepper to taste. Remove  the chicken, lemongrass and leaves from the pot, setting aside.  Discard the chicken skin and bones, then shred the meat. To  make the paste, blend 1.5tbs coriander seeds and 2tsp of cumin  seeds, pulsing until ground. Add 5 peeled and halved shallots,  3 cloves of garlic, 1.5tsp ground turmeric, 2tbs finely minced  ginger and a little water, processing to a thick paste. Stir-fry the  paste on a high heat with 3tbs of peanut oil for 5 minutes, until  the paste is cooked and beginning to part from the oil. Simmer  the lemongrass, lime leaves, chicken meat and paste for 10  minutes. To serve, divide 110g glass noodles or vermicelli into 4  soup bowls. Add the chicken, then pour the broth. Sprinkle 2tbs  chopped basil, celery, or mint leaves, and fried shallots (thinly  sliced and fried until brown). Squeeze the quartered lime, and  chili paste or sambal to taste.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/the-dish-4/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Travel Tales</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/travel-tales-2/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/travel-tales-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Boardin Pass(in)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[Suasana akan bertambah seru karena pendongeng kisah perjalanan kami sedang kecanduan sepakbola]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<h3>Tim impian</h3>
<p><em>Seandainya   wisata adalah sebuah  pertandingan sepak bola, apakah Anda   akan sampai ke final? <strong>Ian Jarrett</strong> memiliki sebuah  saran yang diarahkan untuk  membangkitkan semangat.  </em></p>
<p>ILLUSTRASI OLEH: <strong>MARCELO BAEZ</strong></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/06.jpg" width="450" height="328" /></p>
<p>Apakah Anda menikmati Piala Dunia di  Afrika Selatan, yang telah mendominasi  siaran TV dan mengambil jam tidur Anda? Jika  tim Anda sukses, tak diragukan saat ini Anda  sedang mabuk kegembiraan.</p>
<p>Rasanya saya selalu mendukung semua  tim yang berani kalah. Mereka yang tetap  gagah walau menelan kekalahan; yang telah  berusaha maksimal – walau tidak memiliki  seorang Messi atau Ronaldo untuk mengecoh  lawan. Tim-tim ini akan bersikap sangat  rendah hati dalam kemenangan - seandainya  saja mereka dapat memenangkan sebuah  pertandingan yang penting.</p>
<p>Apabila wisata adalah sebuah pertandingan  sepak bola, tentu saya sudah mencetak  beberapa gol selama karir saya. Seperti  ketika memesan liburan saya secara online,  kemudian saya mendapat sebuah hotel  bintang dua di sebelah lokasi pembangunan  gedung da bukannya sebuah hotel bintang  lima di tepi pantai – karena keduanya punya  nama yang sangat mirip. </p>
<p>Atau antri selama sejam untuk  penerbangan jarak jauh saya – sebelum  menyadari tiket saya ternyata dipesan untuk keesokan harinya. Memang mudah menjadi  bingung apabila ada perbedaan zona waktu,  tapi hal ini tidak akan membuat Anda  menang penghargaan &lsquo;Golden Boot&rsquo; (Sepatu  Emas) manapun. Jadi saat kita semua sedang  dalam suasana sepak bola, berikut ini adalah  saran permainan saya yang telah teruji agar  sukses dalam berwisata, menggunakan Piala  Dunia sebagai pemandu:</p>
<p><strong>Cetak gol</strong> dengan   penyerang Anda,  para maskapai penerbangan. Pilih  maskapai penerbangan yang Anda sukai,  sebaiknya jangan berpindah-pindah.  Maskapai penerbangan, seperti halnya  Torres atau Drogba, mengapresiasi dan  memberi penghargaan buat loyalitas  – dan Anda akan memahami bagaimana  mereka bekerja dengan cara yang terbaik.  Sebagai <strong>Gelandang</strong>, mendukung para  penyerang dengan cara menggunakan   sebuah agen perjalanan yang bagus. Agen  dapat menghadang situasi yang sangat  mengecohkan, dan menyesuaikan perubahan  dalam permainan, memastikan permainan  tersebut berlangsung mulus.</p>
<p>Untuk <strong>set   play</strong> seorang pemain   bawah  yang andal bagaikan seorang ahli tendangan  bebas – membantu Anda mendapatkan hotel  yang tepat untuk rapat, dan menyediakan  transportasi yang mengatasi kemacetan. Anda  butuh seseorang yang tahu semua sudut,  dan dapat mengatasinya seperti Beckham. <strong>Pertahanan</strong> paling bagus dilindungi dengan  asuransi perjalanan. Asuransi layaknya seperti  tendangan pertahanan seorang Vidic ketika  gawang Anda diserang.</p>
<p>Yang terakhir, tunjuk seorang <strong>manajer</strong>.  Biarkan satu orang menangani tim tersebut  – Anda atau mitra perjalanan Anda. Ia  memegang semua dokumen perjalanan,  sepanjang waktu. Hal ini akan menghindarkan  konflik, seperti paspor ketinggalan di brangkas  hotel. Dan jika pelatih Anda terbukti sebagai  &ldquo;Orang Spesial&rdquo;, seperti Mourinho, dan  selesai dengan gemilang, berikan mereka  penghargaan dengan baik – atau mereka akan  pindah ke pihak lawan saat promosi wisata  besar Anda berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/travel-tales-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mandala News</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/mandala-news-3/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/mandala-news-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mandala News(in)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=385</guid>
		<description><![CDATA[Mulai dari destinasi baru hingga ke cinta lingkungan, ini merupakan masa-masa sibuk bagi Mandala]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<h3>Tiga rute Asia diluncurkan</h3>
<p><em>Mandala   mengumumkan  empat jalur penerbangan  internasional baru</em></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/20.jpg" width="450" height="325" /></p>
<p>Mandala Airlines meluncurkan rute  internasional ke Singapura, Hong Kong  dan Makau, yang menandai suatu prestasi  besar untuk maskapai ini. Maskapai ini  akan melayani Singapura dari Jakarta  dan Balikpapan, sedangkan Hong Kong  dan Makau dilayani dari Jakarta. Layanan  Singapura diluncurkan pada tanggal 25 Juni,  sementara Hong Kong dijadwalkan pada  tanggal 19 Juli dan Makau tanggal 21 Juli.</p>
<p>Presiden Direktur Mandala Airlines Diono  Nurjadin menyatakan bahwa Mandala  bangga dapat menyediakan lebih banyak  pilihan penerbangan bagi pebisnis dan  wisatawan di Indonesia, Singapura, Makau  dan Hong Kong dengan tarif yang jauh lebih  bersaing. &ldquo;Penerbangan kami ke Singapura,  Hong Kong dan Makau memberikan kepada  pelanggan pilihan perjalanan yang lebih baik  daripada sebelumnya.&rdquo;</p>
<p>Peluncuran penerbangan baru ini akan  menghubungkan pusat-pusat regional  Singapura, Hong Kong dan Makau dengan  jaringan domestik Mandala yang luas di  Indonesia. Sebagai langkah awal, Mandala  melayani Jakarta-Singapura satu kali sehari,  dan Jakarta-Makau tiga kali seminggu pada  hari Rabu, Jumat dan Minggu.</p>
<p>Rute Jakarta-Hong Kong dijadwalkan empat kali seminggu, pada hari Senin,  Selasa, Kamis dan Sabtu; sementara  Balikpapan-Singapura dijadwalkan tiga  kali seminggu pada hari Kamis, Jumat dan  Minggu. &ldquo;Mandala akan menawarkan  kapasitas hingga 24.480 tempat duduk setiap  bulannya untuk rute regional dengan Airbus  A320 dan A319 modern kami&rdquo;, ujar Diono  menambahkan.</p>
<p><strong>NEW INTERNATIONAL FLIGHTS</strong></p>
<p><img src="/images/2010/jul/21.jpg" width="387" height="256" /></p>
<p>Bermitra dengan United Bike, Mandala menawarkan  kesempatan untuk memenangkan sepeda gunung kepada  penumpang beruntung yang melakukan penerbangan  di rute internasional Mandala pada bulan Juli sampai  30 September 2010. Pemenang yang beruntung akan  diumumkan pada bulan Oktober - Desember. Daftarkan  saja nama dan kode pemesanan Anda melalui email ke  public.relations@mandalaair.com.</p>
<h3>Happy 41ST Mandala</h3>
<p><em>Airline   berkomitmen untuk visi  yang lebih hijau dan luas</em></p>
<p>Mandala menandai hari jadinya yang ke 41 di  bulan April dengan kembali mengukuhkan  komitmennya untuk memberikan layanan  yang lebih baik dan peduli lingkungan.</p>
<p> Dengan dukungan armada Airbus A320 dan  Airbus A319 nya yang modern serta effisien  lingkungan, Mandala memastikan perluasan  sayapnya sebagai sebuah airline generasi baru.  Tambahan 25 armada pesawat Airbus A320  akan tiba antara tahun 2011 hingga 2014.</p>
<p>Setiap tahun, perayaan ulang tahun Mandala  mengangkat persoalan sosial tertentu di  Indonesia. Tahun ini, untuk menandai ulang  tahun ke 41-nya, maskapai ini meluncurkan  Gerakan untuk Program Kesadaran  Lingkungan. &ldquo;Program ini dirancang sebagai  bagian dari komitmen kami untuk menjadi  sebuah airline yang ramah lingkungan, sebuah  sikap yang diteguhkan melalui keanggotaan  United Nations Global Compact (UNGC)  2009&rdquo;, ujar Diono. UNGC dikhususkan  untuk mengembangkan bisnis yang ramah  lingkungan, dan Mandala adalah satu-satunya  operator penerbangan di Indonesia yang  menjadi anggota UNGC, beliau menambahkan.</p>
<p>Baru-baru ini Mandala secara resmi  meluncurkan Program Penggantian Karbon,  yang membuka kesempatan keikutsertaan  penumpang. Semua sumbangan yang  terkumpul akan mendukung konservasi  lingkungan di Indonesia, dalam bentuk  penghijauan di Taman National Gunung Gede  Pangrango di Sukabumi. </p>
<p>Mandala juga menganjurkan kegiatan  bersepeda ke tempat kerja melalui  Program Fun Bike. Untuk mempromosikan  pemahaman lingkungan, airline ini  menunjuk Joice Pranata dari SMA 8 Jakarta  sebagai seorang Duta Lingkungan Mandala  terlantik. &ldquo;Duta lingkungan Mandala akan  mempromosikan dan melatih sesama rekan  pelajar di semua destinasi kami di Indonesia  berkenaan kesadaran lingkungan, termasuk  penerbangan yang lebih hijau,&rdquo; ujar Diono.</p>
<h3>Pembuat berita</h3>
<p><em>Lebih   dekat dengan perayaan  ulang tahun Mandala ke 41</em></p>
<p>Presiden   Direktur Mandala Airlines Diono Nurjadin  bersama finalis Duta Lingkungan Mandala 2010</p>
<p>Diono Nurjadin   memotong kue ulang tahun</p>
<p>Chief Commercial Officer Adrian   Hamilton-Manns  memotong tumpeng</p>
<p>Acara Fun Bike Mandala yang melibatkan  karyawan, rekan bisnis klien korporasi dan media  nasional</p>
<p> Mandala menyatakan komitmennya untuk  mendukung Green Aviation</p>
<p>Peresmian tempat parkir sepeda di   Kantor Pusat  Mandala</p>
<h3>Terbang bebas karbon</h3>
<p><em>Mandala   mendorong  pengurangan karbon dan  penanaman pohon</em></p>
<p>Setelah masuk sebagai anggota United  Nations Global Compact (UNGC), Mandala  berkomitmen untuk menciptakan serangkaian  program terkait dengan kelestarian  lingkungan. Salah satunya adalah Green  Wave, sebuah proyek global ambisius yang  mendorong anak muda untuk mempelajari  keanekaragaman hayati sepanjang 2010, yang  merupakan Tahun Keanekaragaman Hayati  Internasional PBB. </p>
<p>Sebuah perayaan atas berbagai macam  binatang dan tumbuhan di bumi, tahun ini  individu-individu dan organisasi di seluruh  dunia bekerja untuk menjaga kekayaan  alam yang tak tergantikan di bumi, serta  mengurangi hilangnya keanekaragaman  hayati, misalnya perusakan hutan hujan. </p>
<p>Dengan menjadi Friend of Green Wave,  Mandala Airlines telah memulai Program  Carbon Offset, sehingga menjadi maskapai  pertama di Indonesia yang memperkenalkan  pendekatan yang berfokus pada penumpang,  bersama dengan peluncuran program &lsquo;Fly  Carbon Free&rsquo;, di mana penumpang dapat  memilih untuk mengurangi emisi karbon  mereka selama penerbangan dengan  memberikan donasi untuk program ini. Dana  yang terkumpul kemudian dialokasikan ke  dalam program lingkungan di Indonesia. </p>
<p>Prakarsa pengurangan karbon Mandala  sendiri menghasilkan lima persen penurunan  emisi mulai dari awal 2008 sampai akhir  2009. Presiden Direktur Mandala Airlines,  Diono Nurjadin, menyatakan bahwa  penurunan karbon adalah bagian dari strategi lingkungan maskapai yang lebih  besar. &ldquo;Saya sangat bangga memperkenalkan  program bebas karbon ini. Dengan program  ini, penumpang kami dapat memilih untuk  mengurangi emisi karbon mereka dengan  memberi kontribusi kepada program  kelestarian lingkungan di Indonesia.&rdquo;</p>
<p>Fly Carbon Free memperhitungkan  tingkat emisi penerbangan penumpang dan  kontribusi untuk &lsquo;mengurangi&rsquo; emisi CO2.  Penumpang bisa mendapatkan informasi  lebih lanjut dengan mengunjungi <a href="http://www.mandalaair.com." target="_blank">www.mandalaair.com.</a> </p>
<p>&ldquo;Prakarsa lingkungan pertama kami ini  akan mendukung Green Radio dan Taman  Nasional Gunung Gede Pangrango untuk  melakukan reboisasi di Taman Nasional,&rdquo;  ujar Diono. &ldquo;Kami juga akan memberikan  laporan tahunan tentang perhitungan  emisi dan platform kompensasi karbon bagi  penumpang kami.&rdquo; </p>
<h3>Un network gets busy</h3>
<p><em>Mandala   menjadi warga  korporasi yang baik</em></p>
<p>Mandala telah menetapkan keterlibatan  aktif dalam kegiatan mempromosikan  tata kelola perusahaan yang baik, melalui  penandatanganan 10 prinsip Global Compact  PBB (UNGC) pada bulan Oktober 2009.  Sejak saat itu, Mandala telah terlibat dalam  program-program kegiatan oleh jaringan  UNGC Indonesia yang disebut Indonesia  Global Compact Network (IGCN).</p>
<p>Presiden Direktur Mandala Airlines, Diono  Nurjadin mengatakan keterlibatan Mandala  dalam IGCN membantu mempromosikan  budaya keterbukaan dan tanggung jawab  publik. &ldquo;Sebagai anggota maskapai  penerbangan pertama, kami senang untuk  turut serta dalam Global Compact Network  Indonesia. Selain berbagi pengalaman dalam  pelaksanaan prinsip-prinsip UNGC dengan  anggota lain, jaringan ini juga merupakan  tempat untuk mengembangkan kemitraan  yang membantu menciptakan warga usaha  yang baik, jelas Diono.</p>
<p>Presiden IGCN, Indonesia Global Compact  Network, YW Junardy mengatakan bahwa  sebagai maskapai nasional, Mandala  memiliki peran kunci dalam jaringan ini.  &ldquo;Semua anggota IGCN berbagi visi dan misi  yang sama. Saya juga mengetahui adanya  program-program yang diluncurkan Mandala  Airlines untuk mendukung Global Compact,  seperty Fly Carbon Free.&rdquo;</p>
<p>Mandala telah berkontribusi untuk program  IGCN Tjahaya - Curhat Buat Sahabat, yang  mendorong anak-anak Indonesia yang  kurang beruntung untuk mengekspresikan  diri, dan selanjutnya akan membuat kualitas  hidup mereka lebih baik. Mandala telah  menyediakan fasilitas untuk menerbangkan  pelatih di seantero negeri untuk trainer di  Jakarta. Maskapai ini juga menyediakan  transportasi udara selama Tri Conference  Global Compact di Bali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/mandala-news-3/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sports Spot</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/sports-spot-2/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/sports-spot-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Arrivals(in)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[Pacu adrenalin Anda dan baca enam halaman kami mengenai olahraga di seluruh nusantara]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<h4>Keluarkan keringat</h4>

<p><em>Hidup   menjadi lebih baik  dengan adrenalin di sistem  anda secara rutin. <strong>Andrew  Janes</strong> memilih sendiri caracara terbaik untuk mengejar  ombak, pertarungan dan  gunung berapi di Indonesia,  dan masih hidup untuk  menceritakannya.</em></p>
<p>PHOTOGRAPHY: <strong>TIMUR ANGIN</strong></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/18.jpg" width="450" height="347" /></p>
<p>Selagi Anda bersiap untuk menghujani  kantung tinju di depan Anda dengan sederet  tonjokan, otot-otot terasa terbakar. Anda  dipenuhi keringat, merasa sedikit mual dan  terbesit pikiran apakah sebentar lagi akan jatuh  pingsan ke lantai, kelelahan dan malu. Itu baru  dua pertiga jalan dalam sesi <strong>Kardio   Muay  Thai</strong> di Baan Muay   Thai Gym di Kemang,  Jakarta, dan satu hal yang sangat jelas, sejelas  cahaya lampu diatas lantai duel, Anda tidak  se-fit yang Anda kira. </p>
<p>Berlawanan dengan image nya sebagai  olahraga dimana pria berotot baja saling baku  hantam dan menendang sampai menyerah, <em>muay thai</em>, atau kick-boxing asal Thailand, telah  menjadi sangat populer diantara orang-orang  kantoran yang ingin menjadi lebih bugar,  memompa adrenalin kedalam tubuh mereka,  dan belajar teknik-teknik pertahanan diri dalam  waktu bersamaan. Denny, seorang pelatih  di gym tersebut, mengatakan bahwa murid-muridnya terdiri dari beragam usia, dari yang  sangat muda yaitu usia tujuh tahun hingga  yang mencapai usia lima puluh tahunan.  Kickboxing di Indonesia telah menjadi olahraga  sejak sekitar lima tahun yang lalu, katanya.  &ldquo;Olahraga ini sangat populer di kalangan  wanita yang ingin membentuk tubuh dengan  cepat,&rdquo; tambahnya. </p>
<p>Baan Muay Thai cocok untuk semua  kalangan, dengan kelas-kelas kardio selama  90 menit yang terutama berfokus pada  ketahanan, termasuk latihan kombinasi  peregangan, pukulan, tendangan dengan  memakai kantung tinju, diselingi dengan  sit-up. Atau bagi yang ingin belajar teknik  berkelahi lebih banyak, ada sesi grup atau  perorangan selama dua jam dengan seorang  pelatih. Bahkan ada kelas khusus untuk murid  di bawah 16 tahun. Atau, jika Anda kurang suka  berduel namun ingin memompa adrenalin  selama masa liburan Anda, ada beragam  kegiatan penuh aksi lain yang terjangkau dan  tersedia di seantero Indonesia.</p>
<p><strong>Layang gantung</strong> nampak seperti parasut  yang dimodifikasi, namun diluncurkan  dari tanah dan diterbangkan dengan  memanfaatkan angin dan aliran udara. Cara  terbaik bagi para pemula untuk mencobanya  adalah dengan terbang tandem. Fly Indonesia  Paragliding menawarkan aktifitas layang  gantung tandem di Bali dan Bogor. Walaupun  Anda dapat terbang sepanjang tahun, angin   yang terbaik adalah dari Mei hingga Desember,  menurut pemilik Fly Indonesia Paragliding,  Nixon Ray. &ldquo;Anda akan merasa seperti seekor  elang,&rdquo; katanya. &ldquo;Kita terbang bebas dengan  bantuan aliran angin dan udara panas.  Dengan udara panas, kita bisa naik hingga  ke ketinggian 2.000 hingga 3.000 meter.&rdquo;  Reaksi paling umum dari para pemula layang  gantung adalah mereka ingin melakukannya  lagi, kata Nixon. &ldquo;Layang gantung memang  membuat ketagihan.&rdquo; Banyak para pemula  bergabung dalam kursus perkenalan lima-hari,  katanya, atau kursus co-pilot sepuluh hari, baru  kemudian mereka dapat terbang solo.</p>
<p>Laguna di depan Rip Curl School of Surf di  Sanur Bali adalah tempat sempurna untuk  melakukan olahraga dengan adrenalintinggi <strong>kite   surfing</strong>. Kondisi angin   di bulan  Juni sampai September adalah yang terbaik,  walaupun kelas-kelasnya tersedia sepanjang  tahun. Pemilik klub ini, Mario Bari, mengajar  kite surfing sejak tahun 1998 dan mengatakan  bahwa walaupun sangat mirip <strong>selancar</strong>, kite  surfing mungkin lebih mirip dengan olahraga  wakeboarding. &ldquo;Kebanyakan gerakangerakan terbaru yang saya ajarkan   adalah dari  wakeboarding,&rdquo; katanya. Bedanya adalah angin  yang menarik Anda, sehingga Anda dapat  meloncat lebih tinggi.&rdquo; Rip Curl menawarkan  paket tiga pelajaran yang masing-masing  berlangsung dua jam, setelah itu kebanyakan  orang sudah dapat berselancar sendiri. Mario telah mengajarkan peselancar dari usia 8  hingga 65 tahun. &ldquo;Anda tidak harus sangat fit  atau kuat,&rdquo; katanya. &ldquo;Ini adalah olahraga yang  sangat menarik karena Anda akan banyak  dibantu tenaga dari layang-layang.&rdquo; </p>
<p>Dengan beragam bentuk permukaan,  bumi Indonesia tidak kekurangan tempattempat <strong>hiking   dan memanjat gunung</strong>. Jika Anda ingin bertemu dengan sesama  pecinta alam untuk menikmati udara terbuka  bersama, cobalah hubungi Java Lavas - sebuah  kelompok dengan namanya yang unik serta  terdiri dari para ekspat dan orang Indonesia  yang menikmati perjuangan naik dan turun  gunung berapi. Kelompok ini mengadakan  perjalanan-perjalanan, mulai dari hiking atau  memanjat selama satu atau dua hari, hingga  perjalanan lebih lama di tempat-tempat  terpencil di Indonesia. Lavas adalah sebuah  kelompok non-profit, dan walaupun semua  orang boleh bergabung, diperlukan tingkat  kemampuan yang cukup, juga peralatan hiking   dan perkemahan sendiri. &ldquo;Pemandangan  matahari terbit dan terbenamnya sangat  mengagumkan,&rdquo; menurut seorang pemanjat  Gunung Lawu di Jawa baru-baru ini. &ldquo;Senang  rasanya bisa merasa kedinginan di tempat  selain gedung perkantoran Jakarta.&rdquo;</p>
<p>Dan siapa yang dapat bertandang ke  Indonesia cukup lama tanpa mencoba <strong>selancar</strong>? Di Sekolah   Selancar Odyssey di  Pantai Kuta Bali, ada sebuah penawaran spesial  - siapa yang tidak dapat berdiri di papannya  setelah belajar dua setengah jam akan  mendapat pelajaran selanjutnya secara gratis.  Untungnya, mereka tidak harus menyediakan  pelajaran gratis terlalu banyak. &ldquo;Sembilan  puluh persen orang dapat berdiri setelah  selesai pelajaran pertama,&rdquo; kata manajer  Odyssey Eddie Wijaya. Sebagai salah satu  sekolah di Kuta dimana pemula dapat belajar  dasar-dasar berselancar, murid-murid Odyssey  biasanya mengambil program lima hari sebagai  bagian dari sebuah kelompok kecil, termasuk pelajaran selama 150 menit per hari. Kelaskelasnya   tersedia sepanjang tahun, dengan  ombak-ombak yang lebih baik pada musim  panas mulai dari bulan Mei hingga bulan  November. &ldquo;Orang-orang sangat antusias  ketika mereka berdiri pertama kalinya,&rdquo; kata  Eddie. &ldquo;Murid-murid seringkali berasal dari  tempat-tempat yang jauh dari pantai dan  mereka tidak pernah membayangkan mereka  bisa berselancar.&rdquo;</p>
<p>Apakah Anda menjadi lebih fit melalui bela  diri atau bisa memanjat ke atas gunung tinggi,  di pantai atau di udara, tantangan aksi tinggi  selalu ada di Indonesia. Dan walaupun Anda  akan kesulitan berdiri di akhir sesi kickboxing  Anda, Denny percaya bahwa dengan dua  hingga tiga sesi per minggu, ia dapat membuat  banyak orang siap bertarung dalam sekitar  lima bulan. Atau mungkin bertarung melawan  gunung-gunung berapi dan arus angin  merupakan taruhan yang lebih aman.</p>
<h3>KONTAK</h3>
<p><strong>Kickboxing</strong><br />
<em>tel: (0)   2171 96502  <a href="http://www.baanmuaythaiclub.com" target="_blank">www.baanmuaythaiclub.com</a></em></p>
<p><strong>Odyssey   Surf School<br />
</strong><em>tel:   (0)361 742 0763  <a href="http://www.odysseysurfschool.com" target="_blank">www.odysseysurfschool.com</a></em></p>
<p><strong>Java Lavas<br />
</strong><em><a href="http://www.javalavaindonesia.multiply.com" target="_blank">www.javalavaindonesia.multiply.com</a></em></p>
<p><strong>Rip Curl School  of Surf<br />
</strong><em>Sanur   Beach Hotel, Jln  Danau Tamblingan  tel: (0)361 287 749  <a href="http://www.ripcurlschoolofsurf.com" target="_blank">www.ripcurlschoolofsurf.com</a></em></p>
<p><strong>Fly   Indonesia  Paragliding<br />
</strong><em>tel:   (0)21 3320 4087  <a href="http://www.indonesiaparagliding.com" target="_blank">www.indonesiaparagliding.com</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/sports-spot-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gadgets</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/gadgets-7/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/gadgets-7/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Boardin Pass(in)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[Mulai dari James Bond sampai Mr T, kami menguji arloji-arloji yang sesuai dengan kepribadian sang pemakai]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<h3>Waktu tak beranjak</h3>
<p><em>Kapankah   sebuah arloji tidak hanya menjadi sekedar sebuah  arloji? <strong>Terence Goh</strong> menguji   empat penunjuk waktu yang  bersaing menjadi yang teratas di kelasnya.</em></p>
<p>PHOTOGRAPHY: <strong>CHING / CAPSULE PRODUCTIONS</strong></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/04.jpg" width="450" height="498" /></p>
<p><strong>CASIO G-SHOCK RISEMAN  G-9200MS-8DR<br />
</strong>Keistimewaan: Jam ini tampil  dengan cukup banyak tombol  dan fungsi yang bahkan bisa  menyaingi sebuah kokpit  pesawat. Darth Vader pun akan  terpana dengan jam ini.</p>
<p>Desain dan sentuhan: Rangka  luar yang tampak bersegi-segi,  super macho, mengelilingi  seperangkat alat yang setara  peralatan berat, dengan grafik  tekanan atmosfer dan ketinggian,  termometer serta sebuah arloji  yang terus berdetik, bahkan jika  Anda adalah Mr T.</p>
<p>Faktor beli-ini: Jam ini sangat  cocok untuk olahraga ekstrim  yang berat, atau transaksi bisnis,  yang melibatkan hentakanhentakan kuat.</p>
<p><strong>LONGINES MASTER  COLLECTION RETROGRADE</strong><br />
Keistimewaan: Dibuat di   tahun  ke 175 Longines, Retrograde,  dengan enam jarum baja birunya  nampak sangat berkelas. Bagian  belakangnya terbuat dari kristal  hingga Anda bisa melihat  cara kerja jam ini, kegiatan  yang menyenangkan bagi para  penggemar arloji.</p>
<p>Desain dan sentuhan: Jam  ini terasa kokoh dan mantap.  Penutupnya diselubungi kristal  safir, sedangkan talinya yang  terbuat dari kulit buaya asli  melengkapi keunggulan  jam ini.</p>
<p>Faktor beli-ini: Aksesoris  sempurna untuk acara grand  opening, atau makan malam di  restoran bintang tiga Michellin.</p>
<p><strong>MARC BY MARC JACOBS &#8216;SLOANE&#8217;</strong><br />
Keistimewaan: Dengan warna  cerah dan desain penuh gaya,  penunjuk waktu yang terbuat dari  plastik dengan tali silikon putih  ini, memancarkan keceriaan yang  bisa menular.</p>
<p>Desain dan sentuhan:Penutup  besarnya yang berukuran  40mm mempunyai tombol  putih mengkilap dengan tulisan  warna hitam &lsquo;by Marc Jacobs&rsquo;  menggantikan angka-angka.  Tulisan hitamnya juga tertera di  bagian dalam tali jam.</p>
<p>Faktor beli-ini: Arloji ini  akan menarik perhatian para  pemerhati fashion. Pemakai arloji  ini akan terlihat menawan dan  ia juga akan tampil berbeda dari  yang lain.</p>
<p><strong>OMEGA SEAMASTER  PLANET OCEAN<br />
</strong>Keistimewaan: &lsquo;Baja pada   Baja&rsquo;  adalah nama jam pria Omega  model-Ocean&rsquo;s 11 ini, yang  pas sekali dipakai oleh George  Clooney.</p>
<p>Desain dan sentuhan: Sejuk  di kulit dan terlihat berat - dan  memang berat. Kronometer  dengan mesin mekanik otomatis  (self-winding) ini tidak memiliki  fungsi muluk-muluk, dan  memang tidak dibutuhkan.</p>
<p>Faktor beli-ini: The Seamaster  tampak dan terasa cukup nyaman  dipakai seharian. Kenakan setelan  yang dibuat dengan rapi serta  aksen yang elit, maka Anda pun  akan paham mengapa jam ini  telah menjadi arloji James Bond  sejak 1995.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/gadgets-7/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Travel Tales</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/travel-tales/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/travel-tales/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Boardin Pass]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[Things are about to get Messi, as our resident tale teller goes football crazy]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Dream Team</h3>
<p><em>If travel were a   football game,  would you be heading for the  final?<strong> Ian   Jarrett </strong>has a   team talk  destined to inspire greatness.  Illustrations by<strong> Marcelo Baez</strong></em></p>
<p>ILLUSTRATION: <strong>MARCELO BAEZ</strong></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/06.jpg" width="450" height="328" /></p>
<p>How have   you enjoyed the World Cup in  South Africa, which has dominated our TVs  and taken over our sleeping hours? If your  team has done well, no doubt today you’re  flying happy.</p>
<p>I seem   to follow teams that are brave  losers. The ones that hold their heads high in  defeat; the plucky triers – the ones who don’t  have a Messi or a Ronaldo to bamboozle the  opposition. My teams would very much like to  be humble in victory, if only they could win a  game that mattered.</p>
<p>If   travel were a game of football, I have  definitely kicked a few own goals during my  time. Like booking my holiday online, ending  up in a two-star hotel beside a building  site instead of the five-star by the beach  – because both had such similar names. </p>
<p>Or   queuing for an hour for my long-haul  flight, before discovering my ticket was  booked for the next day. It’s easy to do when  you get confused by time zones, but it won’t  win you any Golden Boot awards. So while  we’re all in football mode, here’s my time-tested game-play advice for   winning in travel,  using the World Cup as a guide:</p>
<p><strong>Score   goals</strong> with your strikers, the airlines.  Stick with the airlines you love, rather than  chopping around. Airlines, just like Torres or  Drogba, appreciate and reward loyalty – and  you’ll quickly understand how they work best.  Then in <strong>midfield</strong>, support the strikers by  using a good travel agent. An agent can tackle  the trickiest situations and adapt to changes  in play – such as delays – making sure the  game flows smoothly.</p>
<p>For <strong>set plays</strong>, a reputable   ground operator  is like a free-kick specialist – getting you the  right hotels for your meetings, and transport  that beats the traffic. You need someone who  knows all the angles, and can bend it like  Beckham. <strong>Defence</strong> is covered best   with travel  insurance. Insurance is like a Vidic clearing  kick when your goal is under fire.</p>
<p>Lastly,   appoint just one <strong>manager</strong>. Let one  person handle the team – you or your travel  partner – not both. They should hold all the  travel documents, all the time. This avoids  conflict, such as when passports end up left  in the hotel safe. And if your coach proves to  be a Special One, like Mourinho, and finishes  victorious, reward them well – or they’ll  jump to the opposition for your next big  travel campaign.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/travel-tales/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sports Spot</title>
		<link>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/sports-spot/</link>
		<comments>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/sports-spot/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 00:00:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Arrivals]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mandala-magazine.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Get your heart rate pumping and keep it at the maximum – our six-page workout spans the entire nation]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<h4>Sweat it out</h4>

<p><em>Life   works better with a  regular dose of adrenaline in  your system. <strong>Andrew Janes </strong>hands-picks Indonesia’s best  ways to chase waves, fights  and volcanoes, and lives to  tell the tale</em></p>
<p>PHOTOGRAPHY: <strong>TIMUR ANGIN</strong></p>
<p align="center"><img src="/images/2010/jul/18.jpg" width="450" height="347" /></p>
<p>As you   prepare to pulverize the bag in  front of you in yet another punching drill,  your muscles are burning. You&rsquo;re drenched  with sweat, feeling faintly nauseous, and  wondering if you might soon collapse into  an exhausted and embarrassing heap on the  floor. It&rsquo;s two-thirds of the way through a <strong>Cardio   Muay Thai </strong>training session at Baan  Muay Thai Gym in Kemang, Jakarta, and one  thing is as clear as the naked bulb hanging  above you on the sparring floor. You are not in  the shape you thought you were.</p>
<p>Contrary   to its image as a sport where  sinewy, hard-as-nails men punch and kick  each other into submission, <em>muay thai</em>, or  Thai kick-boxing , has become increasingly  popular among seemingly ordinary desk-bound people, seeking to get fit,   pump some  adrenaline through their veins, and learn  a few self-defense techniques at the same  time. Denny, a trainer at the gym, says that  students range from those as young as seven,  to people well into their 50s. Kickboxing  in Indonesia has taken off as a sport in the  last five years or so, he says. &ldquo;It&rsquo;s especially  popular with women who want to get in  shape fast,&rdquo; he notes.</p>
<p>Baan   Muay Thai caters to all types of  students, operating 90-minute cardio classes  focused mainly on fitness, which include a  mix of stretching, punching and kicking drills  and bagwork, interspersed with sit-ups. Or  for those wanting to learn more fighting  techniques, there are are two-hour sessions  either in groups or one-on-one with a trainer.  There&rsquo;s even a class for youngsters under 16  years old. Or if you&rsquo;re of a less combative  bent but fancy charging up that adrenaline  on your next break, there is an excellent  array of accessible action pursuits available  in Indonesia.</p>
<p><strong>Paragliders</strong> look like   modified parachutes,  but are launched off the ground and flown by  taking advantage of the wind and air currents.  The best way for a beginner to have a go is to  take a tandem flight. Fly Indonesia Paragliding  offers tandem paragliding flights in Bali  and Bogor. While you can fly year-round,  the winds are best from May to December,  according to Fly Indonesia Paragliding owner  Nixon Ray. &ldquo;You feel like an eagle,&rdquo; he says.  &ldquo;We fly free using the wind and thermal  currents. Using thermals, we can get up to  heights of 2,000 to 3,000 meters.&rdquo; The most  common reaction from novice paragliders is  that they want to do it again, says Nixon. &ldquo;It&rsquo;s  very addictive.&rdquo; A lot of first time flyers go on  to enroll in the five-day introductory course,  he says, or the 10-day co-pilots course, after  which they are able to fly solo.</p>
<p>The   lagoon in front of the Rip Curl School  of Surf at Sanur in Bali is the perfect place to  get to grips with the high-adrenaline sport  of <strong>kite   surfing</strong>. Wind conditions are best  from June to September, although classes  are available all year round. The club&rsquo;s  owner, Mario Bari, has been teaching kite  surfing since 1998 and says that despite the  obvious similarities with surfing, it&rsquo;s probably  closest to wakeboarding as a sport. &ldquo;Most  of the newer maneuvers I teach are from wakeboarding,&rdquo;   he says. &ldquo;The diff erence is  that the wind pulls you up, so you can make  higher jumps.&rdquo; Rip Curl offers a series of three  two-hour lessons, by the end of which most  people can kite surf by themselves. Mario has  taught people ranging in age from eight to   <br />
65. &ldquo;You don&rsquo;t have to   be too fit or strong,&rdquo; he  says. &ldquo;It&rsquo;s a very exciting sport. You get lots of  power from the kite.&rdquo;</p>
<p>With its   rugged terrain, Indonesia does not  suffer from a shortage of <strong>hiking and climbing </strong>opportunities.   If you are looking to meet up  with some like-minded souls to enjoy the great  outdoors with you should get in touch with the  Java Lavas – an aptly-named group of expats  and Indonesians who enjoy scrambling up and  down volcanoes. The group organizes trips,  ranging from short one- or two-day hikes or  climbs, to longer trips in more remote parts of  Indonesia. The Lavas are a not-for-profit group,  and while everyone is welcome, a reasonable  level of fitness is required, as well as your own  hiking and camping equipment. &ldquo;Sunset and   sunrise were fantastic,&rdquo; according to recent  climber of Java&rsquo;s Gunung Lawu. &ldquo;It&rsquo;s nice to be  freezing cold somewhere other than a Jakarta  office building.&rdquo;</p>
<p>And who   can travel in Indonesia too long  and not try <strong>surfing</strong>? At the Odyssey Surf  School on Bali&rsquo;s Kuta Beach they have a  special offer – anyone who can&rsquo;t stand up on  their board after the first two-and-a-half hour  lesson gets the next lesson free. Thankfully,  they don&rsquo;t have to provide too many free  lessons. &ldquo;Ninety percent of people can stand  by the end of the first lesson,&rdquo; says Odyssey  manager Eddie Wijaya. One of a number of  schools at Kuta where novices can learn the  basics of surfing, Odyssey students typically  do a five-day programme as part of a small  group, including 150 minutes of lessons per  day. Lessons are available year-round, with  the better waves in the dry season from May  to November. &ldquo;It&rsquo;s a big buzz for people when  they stand up for the first time,&rdquo; says Eddie.</p>
<p>&ldquo;Students   often come from places that are  not near the coast and they never imagined  they could go surfing.&rdquo; </p>
<p>Whether   it&rsquo;s getting fit through martial  arts or getting high in the mountains, at the  beach, or in the air, there&rsquo;s no shortage of  action-driven thrills available in Indonesia.  And despite the fact you&rsquo;ll be barely able  to stand up at the end of your kickboxing  session, Denny reckons that with two to three  sessions a week, he can have many people  fight-ready in about five months. Or maybe  fighting those volcanoes and wind shifts  might just be a safer bet.</p>
<h3>CONTACTS</h3>
<p><strong>Kickboxing</strong><br />
<em>tel: (0)   2171 96502  <a href="http://www.baanmuaythaiclub.com" target="_blank">www.baanmuaythaiclub.com</a></em></p>
<p><strong>Odyssey   Surf School<br />
</strong><em>tel:   (0)361 742 0763  <a href="http://www.odysseysurfschool.com" target="_blank">www.odysseysurfschool.com</a></em></p>
<p><strong>Java Lavas<br />
</strong><em><a href="http://www.javalavaindonesia.multiply.com" target="_blank">www.javalavaindonesia.multiply.com</a></em></p>
<p><strong>Rip Curl School  of Surf<br />
</strong><em>Sanur   Beach Hotel, Jln  Danau Tamblingan  tel: (0)361 287 749  <a href="http://www.ripcurlschoolofsurf.com" target="_blank">www.ripcurlschoolofsurf.com</a></em></p>
<p><strong>Fly   Indonesia  Paragliding<br />
</strong><em>tel:   (0)21 3320 4087  <a href="http://www.indonesiaparagliding.com" target="_blank">www.indonesiaparagliding.com</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mandala-magazine.com/2010/07/01/sports-spot/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
